Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Beranda » News » Takkunjung Digempur, Aktivis Ali Akbar Saukani Desak EAIC Malaysia Tindaklanjuti Imigresen Kualalumpur

Takkunjung Digempur, Aktivis Ali Akbar Saukani Desak EAIC Malaysia Tindaklanjuti Imigresen Kualalumpur

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jajaran EAIC Malaysia. Foto dokumentasi EAIC.

Malaysia,-sumseltv.com

Kendati sudah menuruti petunjuk pihak email resmi aduan penguat jasa JIM pada dua Minggu lalu guna mengisi form secara lengkap guna aduan terhadap para terduga jaringan kaki tangan sindikat Pati haram bahkan berulang kali di kirim ulang laporan sedikit pun tidak ada tindakan penyergapan dilokasi yang disampaikan.

Aktivis/Salah satu Pendiri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lubuklinggau/Ketua Komunitas Jurnalis Silampari, Mantan Calon DPRD Kota Lubuklinggau 2024, Ali Akbar Saukani. Bila mana kehilangan momentum penangkapan terhadap para terduga di Kualalumpur maka bukan hanya ke EAIC saja pihaknya pun akan bersuara hingga ke Perdana Menteri Malaysia Datuk Anwar Ibrahim mempersoalkan hal ini.

Hal itu dipantau oleh pihak Aktivis Ali Akbar Saukani dan Rekans bahwa mereka para terduga masih di lokasi live tiktok dengan santainya. Hal itupun sudah dilaporkan ke EAIC Malaysia dan sedang tindak lanjut per 7 Agustus 2026.

Dikatakan Aktivis Ali Akbar Saukani mewakili Rekans bahwa mereka para terduga kaki tangan sindikat adalah sebagian terduga yang dilaporkan selain terduga di Indonesia. Pihak nya sudah cukup lama menyelidiki keberadaan para terduga kaki tangan Pati haram yang diduga ditugaskan oleh terduga oknum utama di KL Malaysia diduga dalam menyambut para Pati haram yang datang ke KL Malaysia. Dan akhirnya dengan memakan biaya, waktu secara ikhlas berbuat untuk keamanan Masyarakat KL juga diketemukan lokasi para terduga.

Aktivis/Salah satu Pendiri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lubuklinggau/Ketua Komunitas Jurnalis Silampari, Mantan Calon DPRD Kota Lubuklinggau 2024, Ali Akbar Saukani

“Namun sayang nya tak kunjung ditangkap oleh pihak Imigresen Kualalumpur bahkan seluruh dugaan bukti-bukti sudah diberikan, bukan hanya lokasi saja, wajah, foto, paspor, serta kendaraan roda dua dan roda empat pun diberikan baik ke email resmi Imigresen Kualalumpur aduan penguat jasa JIM, ada apa ini pihak Imigresen Kualalumpur?,” tegas Aktivis Ali Akbar Saukani Sabtu, 08 Agustus 2026.

Dirinya berfikir bagaimana jika target menghilang bilamana sudah dua pekan dilaporkan ke pihak Imigresen Kualalumpur tak kunjung disergap atau ditangkap, artinya ada indikasi dugaan keterlibatan dalam dugaan tindakpidana.

“Sesungguhnya salah seorang Wanita inisial AM tersebut adalah eks tangkapan Imigresen Kualalumpur pada November 2024 lalu atas laporan pihak kami, dan kini masuk lagi ke Kualalumpur diduga membawa belasan wanita, dahulunya adalah korban dugaan TPPO namun kini terduga menyambi perekrut di KL Malaysia diduga berkolaborasi dengan terduga pria bernama M serta terduga Wanita bernama R, dan para terduga korban TPPO diduga sudah banyak yang diduga direkrut mereka,” tandas Aktivis Ali Akbar Saukani.

Apabila kehilangan momentum penangkapan maka pihak nya akan melaporkan hal tersebut hingga ke Perdana Menteri Malaysia Datuk Anwar Ibrahim, bagaimana jika masyarakat awam yang melaporkan hal seperti ini, pihaknya selaku Aktivis dan Rekans yang sangat memahami bidang hukum terkait hal ini diduga dibungkam dengan tidak adanya penyergapan dilokasi selama dua Minggu laporan.

EAIC Sangat bisa dan memungkinkan bukan hanya menindaklanjuti dugaan salah laku, memang benar secara hukum, Suruhanjaya Integriti Agensi Penguatkuasaan (EAIC) tidak memiliki kuasa eksekutif untuk melakukan operasi penangkapan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI). Tugas operasional tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali Jabatan Imigresen Malaysia (JIM).

“Namun, desakan atau campur tangan EAIC kepada Imigresen Kuala Lumpur dapat terjadi dan sangat efektif dalam situasi urgensi, juga jika Ada Unsur Salah Laku (Integritas) Pegawai Imigresen. EAIC dibentuk khusus untuk mengawasi integritas agensi penguatkuasaan. Jika laporan mengenai PATI tersebut sebelumnya sudah diajukan oleh masyarakat tetapi sengaja diabaikan, ada unsur uang suap (rasuah), atau dilindungi oleh oknum pegawai Imigresen KL,” beber Aktivis Ali Akbar Saukani

Dirinya juga menjelaskan EAIC memiliki wewenang penuh untuk melakukan penyelidikan terhadap kepatuhan pegawai Imigresen, mendesak pihak Imigresen Kuala Lumpur segera mengambil tindakan hukum terhadap PATI dan oknum yang melindunginya. Mengeluarkan rekomendasi tindakan disipliner keras terhadap pegawai yang lalai.

Sebagai Rujukan Pengaduan EAIC menerima aduan langsung dari masyarakat terkait keberadaan PATI yang masif atau berbahaya, mereka dapat meneruskan (refer) laporan tersebut secara resmi kepada Unit Penguatkuasaan Jabatan Imigresen.

Laporan yang datang dari masyarakat biasa, apalagi laporan datang dari pihak-pihak yang mengerti proses hukumnya juga disertai dilampirkan surat resmi legalitas hukum gabungan AKTIVIS Jurnalis Akademisi Praktisi Hukum tertuju pula hingga ke Perdana Menteri Malaysia, hal tersebut adalah desakan resmi.

“Dari lembaga pengawas seperti EAIC biasanya akan mendapatkan prioritas yang lebih tinggi untuk segera ditindaklanjuti dengan operasi serbuan. Maka selain laporan dugaan salah laku terhadap Imigresen Kualalumpur, yang paling terpenting juga mendesak EAIC segera ditindaklanjuti memerintahkan petugas Imigresen Kualalumpur untuk menangkap para terduga terlapor,” tegas Aktivis Ali Akbar Saukani.

Dirinya juga menyampaikan para terduga baru baru ini di ketahui diduga menggunakan Drugs di Kualalumpur, terkait hal ini dipinta ketika ditangkap di kroscek pula.

” Ya kita minta EAIC jika bisa malam ini, atau besok segeralah sergap lokasi tersebut, perintahkan pihak Imigresen Kualalumpur ini yang terpenting, dan sesungguhnya sangat teramat mudah bagi Imigresen Kualalumpur dalam tindak lanjut jika pihak mereka mau melakukannya, apalagi plat nomor motor, ada plat nomor mobil, wajah dan lain lain sudah diberikan,” tandas Aktivis Ali Akbar Saukani (tim)

  • person
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Ali Akbar Saukani : TKI Ilegal Nyambi terduga perekrutpun Aset dan Hartanya Bisa Disita Negara

    Aktivis Ali Akbar Saukani : TKI Ilegal Nyambi terduga perekrutpun Aset dan Hartanya Bisa Disita Negara

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar

    Musi Rawas,-sumseltv.com Terkait laporan dugaan kasus sindikat TKI Ilegal di Sumsel dan Nasional berulang kali terjadi, Aktivis Ali Akbar Saukani, salah satu Pendiri Persatuan Wartawan Indonesia PWI Lubuklinggau yang juga Ketua Komunitas Jurnalis Silampari Mantan Caleg 2024 membeberkan bahwa Seluruh aset dan harta kekayaan hasil kejahatan dari TKI Ilegal yang mana terduga menyambi sebagai perekrut […]

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar

    DPRD Linggau Bahas Propemda 2026 di Paripurna Lubuklinggau,- sumseltv.com Pada Senin, 26/01/2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuk Linggau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, yang dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama antara Wali Kota Lubuk Linggau dan DPRD Kota Lubuk Linggau. Ketua DPRD Kota […]

  • Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud didampingi Sekda Ali Sadikin bersama Ombudsman RI.

    Ratna Machmud: Kedatangan Ombudsman Kebanggaan bagi Musi Rawas

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Musi Rawas,- ketik.co.id Pada Kamis, (11/09/2025) Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud sambut kunjungan kerja Ombudsman Republik Indonesia (RI) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Musi Rawas. Bupati Ratna Machmud mengatakan bahwa kunjungan kerja Ombudsman RI menjadi kehormatan sekaligus dukungan penting bagi Kabupaten Musi Rawas guna support upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kehadiran Ombudsman RI, tambah […]

  • Diduga Melibatkan Oknum Notaris, Kasus Pemalsuan Akta Otentik PT BGAM Resmi Dilaporkan

    Diduga Melibatkan Oknum Notaris, Kasus Pemalsuan Akta Otentik PT BGAM Resmi Dilaporkan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar

    Jakarta,-Sumsel TV – Tak Terima Sahamnya Beralih, Korban Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Metro, Akta Perusahaan Beralih Kepemilikan, Direktur PT BGAM Lapor Polisi. Berawal dari Titip Dokumen, Saham PT BGAM Malah Berpindah Tangan secara Ilegal Direktur PT BGAM Laporkan Dugaan Pemalsuan Akta, Perubahan Pemegang Saham Dipersoalkan. Kasus dugaan pemalsuan surat dan pemberian keterangan […]

  • Pelantikan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan di Pemkab Musi Rawas

    Pelantikan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan di Pemkab Musi Rawas

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar
  • Polres Musi Rawas Ringkus Wanita Pengedar Narkoba

    Polres Musi Rawas Ringkus Wanita Pengedar Narkoba

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle detiklinggau@gmail.com
    • 0Komentar

    Musi Rawas, sumseltv.com/ Jajaran Polres Musi Rawas berhasil meringkus Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi, Rabu (5/11/2025). Kapolres Kabupaten Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta didampingi Kasat Reserse Narkoba IPTU Jemmy Amin Gumayel, Kamis 6 November 2025 kepada awak media membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Petugas gabungan Satres Narkoba Polres Kabupaten […]

expand_less