Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Beranda » News » Laporkan terduga di Imigrasi Kediri, Aktivis Ali : Ombudsman RI Jatim Keluarkan Surat Dimulainya Pemeriksaan 

Laporkan terduga di Imigrasi Kediri, Aktivis Ali : Ombudsman RI Jatim Keluarkan Surat Dimulainya Pemeriksaan 

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jatim-sumseltv.com

Pada Rabu, 05/08/206 Ombudsman RI melalui Perwakilan Jatim memberitahukan bahwa laporan terhadap terduga oknum di Imigrasi Kediri saat ini di mulainya pemeriksaan, hal itu tertuang pada Surat resmi Ombusman RI Jatim T/673/LM.07-15/0350.2026/VIII/2026 dikeluarkan pada 04/08/2026 dengan bunyi utama Perihal Pemberitahuan di Mulainya Pemeriksaan setelah melalui rangkaian step by stepnya.

Sebelumnya Aktivis Ali Akbar Saukani yang juga salah satu pendiri Persatuan Wartawan Indonesia Lubuklinggau Ketua Komunitas Jurnalis Silampari Mantan Caleg 2024 melakukan laporan ke Ombusman RI Pusat terhadap para terduga oknum di Imigrasi Kediri soal laporan dugaan kasus tindak pidana Penyalahgunaan paspor berulang kali oleh terduga kaki tangan sindikat keluaran pihaknya yang mana telah berlarut-larut dilaporkan juga melaporkan dugaan kasus jaringan sindikat TKI ke Malaysia melalui Email Resmi dan WA resmi aduan pihak Imigrasi Kediri yang mana salah satu garda terdepan pemberantasan dugaan kasus sindikat PMI non Prosedural guna ditindaklanjuti diduga hingga kini pihak imigrasi Kediri bungkam seribu bahasa, hingga berujung dilaporkan ke Ombudsman RI terkait dugaan tersebut.

“Ya, baru baru ini pihak kita telah menerima pemberitahuan secara tertulis melalui surat resmi Ombusman RI Jatim bahwa memberitahukan perihal dimulainya pemeriksaan,” papar Aktivis Ali Akbar Saukani yang tak ingin Provinsi Sumsel yang mereka cintai terus menjadi target para terduga kaki tangan sindikat TKI ke Malaysia berulang kali terjadi secara terus menerus bahkan dugaan kasus ini skala nasional. Saya berjuang untuk Provinsi Sumatera Selatan yang kami cintai, bahkan saya bertaruh nyawa dalam pembongkaran dugaan kasus jaringan sindikat yang telah terjadi ini, diduga Terstruktur dan Sistematis,” papar Aktivis Ali Akbar Saukani

Aktivis Ali Akbar Saukani membeberkan ini diduga bukan Maladministrasi saja, melainkan diduga bisa jadi ada dugaan Penyalahgunaan wewenang jabatan, diduga ada indikasi dugaan lainnya pula oleh terduga oknum. Pasalnya pihak Imigrasi Kediri seharusnya sudah mengetahui langkah dan tindakkan hukum apa saja yang seharusnya diambil secara tegas guna membongkar, memutuskan, memberantas dugaan kasus jaringan sindikat TKI, apalagi salah satu terduga kaki tangan sindikat TKI terduga terlapor yakni terduga PMI non Prosedural wanita berinisial A diduga terlibat dalam perekrutan dan terduga kata kunci dalam pembongkaran dugaan kasus tersebut Paspornya keluaran Imigrasi Kediri.

” Jika saja pihak Imigrasi Kediri diwaktu sebelumnya saat menerima laporan dari pihak kami dan melakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku menjalankan UU Imigrasi 5 tahun penjara denda Rp 500 juta serta berkolaborasi dengan Tim Gugus tugas nya bersama Polri, tidak akan terus berkembang biak dugaan kasus jaringan sindikat TKI ini, yang mana salah satu terduga kaki tangan sindikat TKI wanita inisial A adalah keluaran paspor Imigrasi Kediri, hingga diduga melebar terus menerus memakan korban dugaan TPPO,” beber Aktivis Ali Akbar Saukani.

Diuraikan Aktivis Ali, dugaan kasus jaringan sindikat TKI ini sesungguhnya bermula dari 2024 diwaktu itu terduga wanita inisial A yang saat itu warga Kabupaten Musi Rawas dan saat ini warga Palembang adalah korban dugaan TPPO ke Malaysia oleh terduga wanita R yang mana diketahui terduga wanita R ini TKI Ilegal yang sudah malang melintang ke Malaysia diduga mempunyai jaringan sindikat TKI di Sumsel dan Nasional.

Ketika itu bukan terduga wanita A saja menjadi korban dugaan TPPO ke Malaysia 2024 melainkan atas penyampaian nya banyak wanita korban dugaan TPPO di Sumsel dan Nasional bersama nya diduga disuruh membuat paspor ditempat Imigrasi Kediri pada 2024 dengan terduga oknum utama nya terduga Ejen wanita inisial E.

” Harusnya pihak Imigrasi Kediri disaat itu sudah mengambil tindakan tegas dengan menegakkan UU Imigrasi 5 tahun penjara denda Rp 500 juta serta dugaan tindak pidana TPPO selanjutnya berkolaborasi dengan Tim Polri mereka dalam pembongkaran dugaan kasus tersebut, kenapa diduga bungkam, dan akhirnya kini terduga wanita itu bersama para terduga Rekansnya berulah lagi dengan dugaan PMI Ilegal terduga perekrut paspor nya keluaran Imigrasi Kediri Lo, dan salah satu TKI Ilegal inisial R terduga perekrut TKI Ilegal juga warga Musi Banyuasin itu bisa di cek Imigrasi Kediri paspornya melalui nomor NIK KTP yang sudah diberikan, pihak kami diwaktu itu terus mendesak Imigrasi Kediri namun hal yang sama terjadi, kenapa hingga detik ini pun diduga bungkam,” ucap Aktivis Ali

Aktivis Ali Akbar Saukani membeberkan bahwa lihat saja mereka para terduga wanita A dan Wanita R serta terduga pria M kini diduga kian berani berulah, alhasil bahkan adik kandung bungsunya terduga wanita A inisial RH wanita Palembang pun di rekrut nya ke terduga oknum utama dijadikan TKI Ilegal diduga saat ini melalui penampungan utama di Ruko dua lantai dan rumah kuning besar Tanggerang, itu ada semua bukti dan foto kebersamaan belasan wanita bersama terduga A dipenampungan disana dan semua diduga berdasarkan bukti ditiktok rombongan mereka telah dipekerjakan ke Malaysia, diantara nya sebagian di cek ternyata terduga Ilegal. Bahkan diduga wanita inisial A tersebut merekrut wanita korban TPPO di Muratara pula yang mana paspor nya keluaran Imigrasi Tanggerang, inisial N yang saat ini dipekerjakan di Johor sebagai pengasuh nenek nenek. Indikasi dugaan permainan para terduga Sindikat ini pada 2025 berpindah diduga pembuatan paspor melalui Imigrasi Tanggerang jika merujuk dugaan bukti bukti yang ada.

Banyak para terduga korban TPPO yang diduga pada 2025 semula terduga wanita A disaat itu berdomisili di Kabupaten Musi Rawas selanjutnya berdomisili di Palembang menjadi korban dugaan TPPO kini menjadi terduga diduga salah satu kepercayaan terduga oknum utama terbaru 2025 ke Malaysia, bahkan diduga adik laki laki dari pihak terduga wanita A di akhir 2025 mengakui bahwa kakak perempuan nya dipekerjakan sebagai pengantar petunjuk arah para TKI yang ingin keluar negeri maupun diluar negeri khususnya diduga di Malaysia, hal itu selaras dengan dugaan bukti ketika terduga A live tiktok membeberkan dikolom komentar bahwa selain itu dirinya sempat dipercaya sebagai pelatih atau training para TKI yang baru tiba di Kualalumpur Malaysia guna dipersiapkan ke majikan masing-masing disana. Sementara wanita inisial A tersebut Ilegal bagaimana nasip para TKI yang baru saja tiba disana status nya.

Aktivis Ali Akbar Saukani mengatakan dirinya tidak akan berhenti disini saja, yang mana saat ini Laporan dugaan kasus jaringan sindikat TKI di Sumsel dan Nasional ke Malaysia telah dilaporkan pula ke DPR RI guna proses tindaklanjut.

” Pihak kami juga sedang melaporkan terduga oknum di Kementerian P2MI, dan terduga di Imigrasi Tanggerang, seharusnya pihak Imigrasi Tanggerang juga selama 6 bulan lebih menerima laporan ini harusnya bertindak sesuai aturan yang ada dan menelusuri, mereka sudah mengetahui bahwa diduga lokus utama penampungan TKI ilegal pada 2025 belasan wanita korban dugaan TPPO salah satu paspornya keluaran Imigrasi Tanggerang yakni diantaranya Wanita inisial N warga Musi Rawas Utara, ini seakan diduga tidak bertindak sebagai mana mestinya, sama halnya diduga seperti pihak terduga di Kementerian KP2MI bahkan WA aduan resmi pihak KP2MI sempat tidak mengakui bahwa sebelumnya isi form aduan sudah sedari dahulu dan dipinta isi ulang lagi saja laporan jika mau diproses tindak lanjut, hingga detik ini mana bukti tindak lanjutnya, bahkan nomor aduan yang semestinya diberikan tidak diberikan oleh pihak KP2MI, ada apa ini kenapa ini, kalian garda terdepan pemberantasan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal,” tandas Aktivis Ali Akbar Saukani. Dirinya juga menyenggol pihak BP3MI Sumsel yang mana telah menerima laporan dan berjanji berkolaborasi dengan pihak Polri dan telah mengeluarkan surat resmi tindak lanjut, namun hampir dua bulan terakhir ketika ditanya bukti tindak lanjut diduga selalu bungkam.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Musi Rawas Jhuan Silitonga mengapresiasi keberanian Tim Ombudsman RI Jawa Timur dalam tindak lanjut laporan Aktivis Ali Akbar Saukani, pihaknya juga turut memperhatikan perkembangan laporan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal ini. (Tim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • person
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud didampingi Sekda Ali Sadikin bersama Ombudsman RI.

    Ratna Machmud: Kedatangan Ombudsman Kebanggaan bagi Musi Rawas

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Musi Rawas,- ketik.co.id Pada Kamis, (11/09/2025) Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud sambut kunjungan kerja Ombudsman Republik Indonesia (RI) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Musi Rawas. Bupati Ratna Machmud mengatakan bahwa kunjungan kerja Ombudsman RI menjadi kehormatan sekaligus dukungan penting bagi Kabupaten Musi Rawas guna support upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kehadiran Ombudsman RI, tambah […]

  • Mantan Caleg PAN, Ali Dukung Penuh Minor Maju di Pemilihan Ketua PWI Linggau

    Mantan Caleg PAN, Ali Dukung Penuh Minor Maju di Pemilihan Ketua PWI Linggau

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle detiklinggau@gmail.com
    • 0Komentar

    Kota Lubuklinggau,-sumseltv.com/ Perhelatan Akbar pemilihan Ketua PWI Kota Lubuklinggau periode 2025-2028. Dikatakan Ali, bahwa dari segi kepemimpinan Minor dinilai layak dan mumpuni dalam bidang tersebut. "Ya, Minor adalah sosok yang berdedikasi tinggi, dan untuk pengalamannya dibidang Jurnalistik tak perlu diragukan lagi," ucap Ali salah satu pentolan PWI Linggau, Rabu, (10/12/2025). (TIM).

  • DPRD Lubuklinggau Gelar Paripurna Reses ke II

    DPRD Lubuklinggau Gelar Paripurna Reses ke II

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle detiklinggau@gmail.com
    • 0Komentar

      Lubuklinggau, Rakyat Sumsel Pada Rabu, (06/10/2025) DPRD Kota Lubuklinggau dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Yulian Efendi menggelar Rapat Paripurna, bertempat di ruang gedung DPRD setempat. Dikatakan Ketua DPRD Kota Lubuklinggau bahwa tujuan Rapat tersebut untuk mendengarkan Laporan Reses “Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau Dalam Rangka Mendengarkan Laporan Reses Masa Sidang Ke-II Tahun […]

  • Diduga ada Keterlibatan Para terduga Oknum Pejabat terkait dugaan Sindikat TKI ke Malaysia, Ketua Komunitas Jurnalis Silampari Ali Bakal Beberkan ke KPK

    Diduga ada Keterlibatan Para terduga Oknum Pejabat terkait dugaan Sindikat TKI ke Malaysia, Ketua Komunitas Jurnalis Silampari Ali Bakal Beberkan ke KPK

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar

    Jakarta – sumseltv.com Sembari menunggu proses tindaklanjut pihak DPR RI yang mana telah sampai dan diterima oleh Pihak DPR RI tertuju kepada Ketua DPR RI, Komisi III, serta Para Anggota DPR RI dalam hal mengambil alih Laporan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal ke Malaysia di Sumsel dan Nasional yang berulang kali terjadi, Aktivis Ali […]

  • Wujudkan Pekan Raya Sukses, Sekda Ali Sadikin Tekankan Koordinasi Lintas Sektor

    Wujudkan Pekan Raya Sukses, Sekda Ali Sadikin Tekankan Koordinasi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle detiklinggau@gmail.com
    • 0Komentar

    Musi Rawas,- Pada Selasa, (07/10/2025) bertempat di ruang Rapat Bina Praja, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas, H. Ali Sadikin memimpin rapat pembahasan pelaksanaan Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025 Dikatakan orang nomor tiga di Kabupaten berslogankan sebiduk semare tersebut dirinya menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Pekan Raya berjalan sukses, tertib, dan memberikan manfaat […]

  • Bareskrim Mabes Polri Segera Bongkar Kasus Jaringan Sindikat TKI Ilegal Ke Malaysia

    Bareskrim Mabes Polri Segera Bongkar Kasus Jaringan Sindikat TKI Ilegal Ke Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle RAKYATSUMSEL.CO.ID -- PENERBIT : PT ALI PUTRA HERI
    • 0Komentar

      Jakarta, rakyatsumsel.co.id- Pada Kamis, 09/04/2026 Pihak Bareskrim Polri kembali melakukan koordinasi VC kepada Ali Akbar Saukani (Aktivis, Jurnalis, Salah satu Pendiri Persatuan Wartawan Indonesia PWI LLG juga Mantan Caleg PAN 2024) atas laporan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal ke Malaysia yang berulang kali terjadi di Sumsel maupun secara Nasional. “Ya, Pihak BARESKRIM MABES […]

expand_less