Aktivis Ali Desak DPR RI Prana Panggil Polri, Direktorat Jenderal Imigrasi, KP2MI Soal Pembongkaran dugaan Jaringan TKI Ilegal
- News
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ali Akbar Saukani (Aktivis, Jurnalis, Salah satu pendiri Persatuan Wartawan Indonesia Kota Lubuklinggau, Mantan Caleg 2024, Desak DPR RI Prana berkolaborasi dengan Komisi III DPR RI untuk memanggil Polri, KP2MI, Direktorat Jenderal Imigrasi, KBRI Kualalumpur soal laporan dugaan jaringan sindikat TKI ilegal di Sumsel dan Nasional yang telah diterima pihak mereka, tindak lanjut apa yang mereka lakukan selama ini dalam pembongkaran dugaan kasus jaringan sindikat TKI tersebut.
Jakarta-sumseltv.com
Aktivis, Jurnalis, Salah satu pendiri Persatuan Wartawan Indonesia PWI Lubuklinggau Mantan Caleg 2024 mendesak DPR RI Prana Putra Sohe turun tangan terkait soal laporan dan pembongkaran dugaan kasus jaringan sindikat TKI ilegal di Sumsel dan Nasional yang mana berulang kali terjadi yang telah banyak memakan korban dugaan TPPO ke Malaysia selama ini yang telah dilaporkan ke Prana Putra Sohe belum lama ini.
“Saya selaku pelapor utama mendesak DPR RI melalui Prana Putra Sohe selaku perwakilan DPR RI Sumsel guna berkolaborasi dengan jajaran DPR RI lainnya khususnya Komisi III mendesak untuk memanggil Direktorat Jenderal Imigrasi, KP2MI, KBRI KL dan DIT TIPPID PPA PPO Bareskrim Mabes Polri yang mana laporan beserta segudang bukti bukti telah diberikan, hingga kini diduga bungkam, bahkan DIT TIPPID PPA PPO Bareskrim Mabes Polri tidak mengabari pihak kami dua bulan terakhir ini, nomor merekapun tak bisa lagi dihubungi setelah dilakukan pengiriman laporan secara resmi yang diminta oleh pihak mereka,” Tegas Aktivis Ali Akbar Saukani.
Dikatakan Ali Akbar Saukani bahwa sebagian para terduga berada di Malaysia sudah menjadi target pihak petugas Malaysia saat ini atas laporan pihaknya, bagaimana di Indonesia apa saja yang telah ditindaklanjuti pihak pihak petugas RI baik didalam negeri maupun luar negeri terkait dugaan jaringan sindikat TKI yang telah dilaporkan.
” Bukti bukti semua pun sudah diberikan diantaranya screenshot dugaan TPPO, Video dugaan TPPO, para terduga kaki tangan, serta para terduga oknum utamanya bahkan lokasi-lokasi dugaan penampungan utama nyapun diberikan, dan segudang bukti bukti lainnya,” beber Aktivis Ali Akbar Saukani
Pihaknya mendapati dugaan kejanggalan setelah dilakukan pelaporan resmi selama dua bulan lebih ini keberbagai pihak, diantaranya diduga Direktorat Jenderal Imigrasi yang seakan diduga bungkam, bahkan KP2MI sempat tidak mengakui laporan isi form di WA resmi milik mereka dan ditunjukkan bukti screenshot bahwa sudah mengisi form dan berdalih disuruh proses laporan isi form kembali ulang lagi, bahkan hingga detik ini diduga bungkam, serta didesak untuk mengeluarkan nomor aduan yang seharusnya diberikan pihak KP2MI kepada pelapor diduga seakan terdiam membisu. Bahkan DIT TIPPID PPA PPO Bareskrim Mabes Polri pun kini putus komunikasi setelah meminta dikirim surat laporan, nomor merekapun tak bisa dihubungi lagi, yang mana sebelumnya gencar melakukan VC dengan pihak pelapor.
” Ada apa ini sesungguhnya, maka dari itu sekali lagi kami meminta Anggota DPR RI turun tangan terkait hal ini, karena beliau bukan hanya perwakilan perpanjangan tangan Masyarakat Sumsel juga secara Nasional. Ini demi keamanan Masyarakat Sumsel dan Nasional, dan saya meminta tangkap para terduga dimulai terduga kaki tangan sindikat TKI hingga para terduga oknum utamanya, pihak kami wajib tau sudah sejauh mana tindakan mereka terkait laporan yang telah disampaikan, ini demi keamanan Provinsi Sumsel yang kami cintai bahkan secara Nasional,” tandas Ali Akbar Saukani. (Tim)
- person