Tampak salah satu Gedung Raksasa DPRD Musi Rawas alami kemiringan Jadi Sorotan Tajam Aktivis/Ketua Komunitas Jurnalis Silampari, Ali Akbar Saukani. Reporter sumseltv.com : Halik Nasri, S.H

Musi Rawas – sumseltv.com- Kondisi salah satu Gedung DPRD Kabupaten Musi Rawas Alami “Kemiringan dan Retak” menuai sorotan tajam. Bangunan Wakil rakyat yang semestinya berdiri kokoh sebagai simbol wibawa penegakan aturan dan pengawasan, justru ambles dan tidak sejajar dengan tanah.

Menanggapi hal ini, Aktivis, Ketua Komunitas Jurnalis Silampari, Salah Satu Pendiri Persatuan Wartawan Indonesia PWI Lubuklinggau, Mantan Caleg 2024, Ali Akbar Saukani Ketua Komunitas Jurnalis Silampari melontarkan kritik keras dan bakal segera melaporkan ke APH terkait hal tersebut guna mendesak Turun tangan Mengaudit ulang proses Pengadaan Pembangunan Fisik Gedung DPRD Musi Rawas Miring Sebelah.

Pihaknya menilai fenomena miringnya fisik bangunan gedung dewan mencerminkan dugaan buruknya kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah daerah.

“Bagaimana mungkin mereka bisa mengawasi pembangunan rakyat di luar sana, jika rumah tempat mereka berkantor sendiri ambles dan miring sebelah? Ini bukan sekadar penurunan tanah, tapi tanda nyata diduga bobroknya mutu pekerjaan sejak awal pembangunan,” ujar Ketua Komunitas Jurnalis Silampari, Ali Akbar Saukani dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Indikasi dugaan Lemahnya Kontrol, Kritik keras tersebut juga menyoroti dugaan sikap acuh tak acuh para pemangku kebijakan di Sekretariat Dewan.

Kerusakan fisik berupa lantai retak dan struktur yang turun menunjukkan fungsi pemeliharaan dan pengawasan internal tidak berjalan optimal. Wartawan senior Ali Akbar Saukani setempat mendesak agar aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan, turun tangan mengaudit ulang proses pengadaan dan pembangunan fisik gedung tersebut. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur penyimpangan spesifikasi teknis (ruilslag/anggaran).

Tanggapan Sekretariat DPRD sebelumnya, pihak Sekretariat DPRD Musi Rawas melalui Bagian Umum pernah memberikan penjelasan bahwa keretakan dan kemiringan di duga dipicu oleh faktor struktur tanah.

Mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Musi Rawas, Ahmad Novandy mengatakan bahwasannya semula bagian WC di gedung itu tahun lalu juga pernah mengalami keretakan. Kendati demikian hal itu sudah diperbaiki pihak-pihak terkait.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Media telah memberitahuan hal tersebut,” ujarnya kepada awak media pada saat itu.

Ia menambahkan jika melihat keadaan ini, pihaknya juga mengkhawatirkan kenyamanan dan keselamatan dalam bekerja. “Segera kita koordinasikan kembali guna tindak lanjut mengenai hal tersebut,” ucap Kabag Umum Sekretariat DPRD Musi Rawas Ahmad Novandy.

Hingga kini Gedung DPRD Musi Rawas yang mengalami kemiringan tersebut tetap nampak sama kondisinya bahkan diduga kemiringan kian bertambah. (Reporter : Halik Nasri. SH)