Alumni SMP YPK Angkatan 1984 Bakal Gelar Reuni Akbar
- Sumsel
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palembang-rakyatsumsel,-co.id
Empat puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Rentang waktu itu telah memisahkan, mengikis kenangan, namun tak pernah mampu menghapus jejak persahabatan sejati. Kerinduan yang mendalam akhirnya menemukan jalannya melalui sebuah grup WhatsApp yang diinisiasi oleh Srinilawati, M. Yunan, dan kawan-kawan. Layar gawai menjadi jendela masa lalu, tempat wajah-wajah lama kembali hadir, membawa serta tawa dan cerita hidup masing-masing.

Heri Kusnadi (Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia Cab Kota Lubuklinggau/Salah satu Alumni SMP YPK Angkatan 1984).
Rasa rindu yang mengendap selama empat dekade ini akhirnya mendorong mereka untuk bertemu langsung. Muslim Ansori, salah satu alumni, dengan antusias menyambut rencana ini. Ia tak hanya menyediakan kediamannya di Mataram Kelurahan Kertapati Kecamatan Seberang Ulu 1 kota Palembang sebagai lokasi reuni pada Desember 2025, tetapi juga menawarkan bantuan penuh. Ketulusan ini adalah cerminan dari kerinduan yang sama, sebuah keinginan untuk memastikan setiap alumni merasa disambut hangat.
Senada dengan Muslim, Sobri menegaskan pentingnya kehadiran setiap alumni.
“Siapapun alumni SMP YPK era tahun ’84, silakan hadir tanpa terkecuali dan tanpa membeda-bedakan,” ajaknya. “Kita semua sama, kita semua saudara. Di sini, di reuni ini, kita kembali mengenang masa-masa putih-biru, masa di mana persaudaraan kita dimulai.”. ucapnya, Kamis, (25/09/2025)
Panitia, yang diwakili Osna, mengumumkan puncak acara yang paling dinantikan, karaoke lagu-lagu hits era ’80-an. Di bawah sorotan lampu dan diiringi alunan melodi nostalgia, mereka akan bernyanyi bersama, mengenang lagu-lagu yang menjadi saksi bisu masa-masa di sekolah. Lebih dari sekadar hiburan, sesi karaoke ini menjadi jembatan waktu. Melodi dan lirik yang familier akan membawa kembali memori lama, tawa riang, dan mungkin juga kisah cinta monyet yang malu-malu.
Reuni ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah perayaan atas persahabatan yang telah diuji oleh waktu. Ini adalah bukti nyata bahwa meski raga terpisah dan waktu terus berjalan, ikatan hati tetap utuh. Kita semua adalah bagian dari kisah yang sama, kisah yang akan selalu indah dan akan kembali terjalin erat, membuktikan bahwa kenangan indah dan persaudaraan sejati tak pernah lekang oleh waktu.(Tim)
- person
- visibility 11